Total Tayangan Laman

Sabtu, 14 April 2012

Pendekatan Dan Strategi Pembelajaran PKn di Sekolah

Pendekatan Dan Strategi Pembelajaran PKn di Sekolah (afektif nilai moral)

Pengertian Pendekatan
Pendekatan merupakan terjemahan dari kata “approach” dalam bahan Inggris diartikan dengan Come Near (menghampiri), go to (jalan ke), dan Way Path dengan (arti jalan) dalam pengertian ini dapat dikatakan bahwa approach adalah cara menghampiri atau mendatangi sesuatu.
H. M. Chabib Thaha mendefinisikan pendekatan adalah cara pemrosesan subjek atas objek untuk mencapai tujuan. Pendekatan juga bisa berarati cara pandang terhadap sebuah objek persoalan dimana cara pandang itu adalah cara pandang dalam konteks yang lebih luas.

Dengan demikian pendekatan merupakan suatu cara kita melihat atau cara pemrosesan subjek atas objek, dalam konteks ini adalah proses belajar mengajar, subjek dari pembelajaran bisa guru atau siswa dan begitu pula objek pembelajaran dapat berasal dari guru maupun siswanya. Upaya guru untuk memilih pendekatan yang tepat di dalam pengajaran adalah harus disesuaikan dengan tuntutan peserta didiknya ia harus mengusahakan agar pelajaran yang diberikan kepada peserta didiknya mudah diterima, seorang guru tidak cukup bersikap lemah lembut, terkadang guru juga harus memiliki metode tepat, teknik yang baik untuk mengembangkan pikiran atau bakat siswa agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Serta guru harus memikirkan tentang hal-hal yang berpengaruh dalam proses belajar mengajar seperti memilih waktu yang tepat, materi yang cocok, fektivitas penggunaan metode dan sebagainya.



Syam, 2008
Pendekatan adalah konsep dasar yang mewadahi, menginsipirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Satu pendekatan dapat dijabarkan ke dalam berbagai metode pembelajaran.
Jadi berdasarkan pengertian ini pendekatan adalah suatu dasar bagi suatu konsep untuk mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan teoritis tertentu. Pendekatan yang mewadahi artinya pendekatan yang digunakan harus dapat menempatkan atau dapat menyesuaikan suatu keadaan dalam proses pembelajaran sebagaimana yang diinginkan. Pendekatan menginspirasi tentang apa yang akan dilakukan atau metode apa yang harus digunakan dalam belajar mengajar. Pendekatan yang menguatkan bahwasannya pendekatan yang kita gunakan harus menjadi suatu penguat, pengingat, berupa penghargaan pada objek dalam pembelajaran baik siswa maupun guru. Dengan pendekatan  dapat melatari, mengambil dan memilih metode pembelajaran mana yang sesuai yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran, baik pendekatan yang berpusat pada siswa maupun yang berpusat pada guru. Satu pendekatan dapat dijabarkan ke dalam berbagai metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Ada dua kutub pendekatan yang bertolak belakang, yaitu ekspositori dan discovery. Kedua pendekatan tersebut bermuara dari teori Ausubel yang menggunakan penalaran deduktif (ekspositori) dan teori Bruner yang menggunakan penalaran induktif (discovery). Terdapat metode-metode pembelajaran dari metode yang berpusat pada guru (ekspositori), seperti ceramah, tanya jawab, demonstrasi, sampai dengan metode yang berpusat pada siswa (discovery/inquiry), seperti eksperimen.



Pengertian Strategi
Suwarma Al Muchtar, dkk. 2007
Strategi pembelajaran adalah cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pengajaran tertentu yang meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan yang dapat memberi pengalaman belajar kepada siswa. Strategi pembelajaran terdiri dari teknik (prosedur) dan metode yang akan membawa siswa pada pencapaian tujuan.
Dari definisi ini maka saya dapat menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran adalah cara dalam penyampaian materi pelajaran dalam suatu lingkungan pengajaran tertentu seperti sekolah yang meliputi sifat, lingkup dan urutan kegiatan yang memberi pengalaman belajar pada siswa. Sifatnya disini dapat berupa sifat umum yaitu proses penentuan rencana yang berfokus pada tujuan jangka panjang, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Sedangkan cara khususnya Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan dari proses pembelajaran dimasa depan.
Strategi tentu saja disesuaikan dengan lingkup yang dibahas, disini kita dalam lingkup pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Serta strategi harus berurutan artinya bahwa strategi yang telah dibuat haruslah dilaksanakan berurutan dengan metode dan teknik yang baik. Dapat dikatakan bahwa sebenarnya strategi itu lebih luas atau berada diatas dari teknik dan metode. Teknik dan metode adalah bagian dari strategi yang akan digunakan guru dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar yaitu ketuntasan siswa dan adanya perubahan perilaku yang kearah positif tentunya.
strategi adalah kiat yang digunakan untuk mencapai tujuan kelompok atau pribadi secara keseluruhan melalui serangkaian aktifitas yang unik atau berbeda dari yang lain dan terus menerus untuk mendapatkan hasil yang maksimal berdasarkan kebutuhan dan keinginan yang ingin dicapai, ditopang dengan saran dan prasarana dikendalikan oleh seorang pemimpin. Disini kita dapat mengetahui bahwasannya suatu strategi dapat berhasil dengan ditopang oleh saran dan prasarana yang ada dan mendukung berjalannya sebuah strategi dalam pembelajaran.
Ada dua jenis strategi yaitu strategi deduktif dimulai dari penampilan prinsip-prinsip yang diketahui ke prinsip-prinsip yang belum diketahui. Sebaliknya dengan strategi induktif, pembelajaran dimulai dari prinsip-prinsip yang belum diketahui. Macam dari strategi yaitu strategi ekspositori langsung merupakan strategi yang berpusat pada guru. Guru menyampaikan informasi terstruktur dan memonitor pemahaman belajar, serta memberikan balikan.
Strategi belajar tuntas merupakan suatu strategi yang memberi kesempatan belajar secara individual sampai pembelajar menuntaskan pelajaran sesuai irama belajar masing-masing. Ceramah dan demonstrasi merupakan dua strategi yang pada hakikatnya sama, yaitu guru menyampaikan fakta dan prinsip-prinsip, namun pada demonstrasi sering kali guru menunjukkan (mendemonstrasikan) suatu proses.

Bersumber pada http://www.tipskom.co.cc/2009
Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.
Jadi strategi disini diartikan sebagi suatu pendekatan (konsep dasar) yang secara keseluruhan dan saling berkaitan dengan pelaksanaan gagasan atau ide yang muncul, perencanaan, dan eksekusi atau pelaksanaan dari strategi yang telah dibuat dalam jangka waktu tertentu. Dalam definisi ini ditekankan pula bahwa pendekatan merupakan bagian dari strategi yang berkaitan bermula dari ide, kemudian dibuat suatu rencana-rencana, metode (langkah-langkah) kemudian eksekusinya atau pelaksanaannya untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Didalam strategi yang baik haruslah terdapat koordinasi tim kerja (jika dalam suatu kelompok atau tim kerja), memiliki tema atau acuan pokok berupa konsep, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional atau masuk akal, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif sehingga tidak membuang energi yang terlalu berlebihan. Oleh karena itu, guru perlu menguasai dan dapat menerapkan berbagai strategi yang di dalamnya terdapat pendekatan, model, dan teknik secara spesifik.
Dari uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan adalah suatu dasar bagi suatu konsep untuk mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan teoritis tertentu. Dengan pendekatan  dapat melatari, mengambil dan memilih metode pembelajaran mana yang sesuai dalam pembelajaran PKn di sekolah dalam proses pembelajaran, baik pendekatan yang berpusat pada siswa yaitu siswa yang harus mencari dan menganalisis suatu materi dengan cara berpikir masing-masing siswa, sehingga dapat berkembang dengan kemampuan siswa sendiri dan guru hanya memberi arahan kepada siswa dan membuat alur belajar siswa agar mencapai tujuan pembelajaran yang diingginkan. Serta yang berpusat pada guru yaitu gurulah yang menjadi sumber bagi siswa untuk belajar dan bertanya, siswa hanya menerima apa yang disampaikan oleh guru, dalam pendekatan ini kurang baik bagi siswa, Karena siswa tidak dapat mengmbangkan dirinya masing-masing dan terpaku pada guru. Dalam suatu pendekatan dapat dijabarkan ke dalam berbagai metode pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran PKn disekolah dalam mencapai tujuan pembelajaran yaitu dapat merubah perilaku (afektif)  nilai moral siswa.
Strategi pembelajaran adalah cara dalam penyampaian materi pelajaran dalam suatu lingkungan pengajaran tertentu seperti sekolah yang meliputi sifat, lingkup dan urutan kegiatan yang memberi pengalaman belajar pada siswa PKn di sekolah. Strategi sebagai seluruh rangkaian dari pendekatan, metode, dan tekkik yang digunakan dalam penyampaian pelajaran PKn. Dalam suatu strategi dapat diuraikan beberapa metode dan teknik pembelajaran. Dalam pelajaran PKn saat ini telah banyak yang hanya menilai dari segi kognitif. Sebenarnya seluruh strategi, pendekatan yang digunakan juga bertujuan untuk merubah sikap siswa kearah yang positif dalam aspek afektif ( nilai moral) tidak hany apada aspek kognitifnya saja.